
Harga minyak mentah berjangka WTI turun 3,2% pada hari Senin(25/11), berakhir di $68,90 per barel, menyusul laporan yang menunjukkan Israel dan Hizbullah mungkin akan segera mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam beberapa hari. Para pedagang dengan hati-hati melihat berita tersebut sebagai tanda positif, tetapi keraguan tetap ada karena gencatan senjata sebelumnya yang gagal. Perhatian juga beralih ke meningkatnya ketegangan Ukraina-Rusia.
Dalam perkembangan lain, Iran mengumumkan rencana untuk memperluas produksi bahan bakar nuklirnya menyusul kritik dari pengawas atom PBB, mempersiapkan sanksi potensial di bawah kemungkinan pemerintahan Trump kedua. Sementara itu, Menteri Energi Azerbaijan Parviz Shahbazov mengindikasikan bahwa OPEC+ mungkin akan mempertahankan pemotongan produksi minyak saat ini mulai 1 Januari, karena kelompok tersebut terus menunda peningkatan produksi yang direncanakan karena kekhawatiran permintaan. Pertemuan OPEC+ berikutnya dijadwalkan pada 1 Desember dan akan diadakan secara daring.(ayu)
Sumber: Trading Economics
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...